memang benar berat rasa hati menjalani hidup yang penuh kerindangan oleh dusta yang membelantara.
ku tahu meski kini engkau terus tersenyum, hatimu tetap menelan pahitnya duka yang di tinggal mati oleh cinta.
terbangunnya engkau dari lelapmu yang terus mencari arti yang hnigga kini belum kau mengerti.
lolongan keras dari dalam hatimu yang remuk redam, tak sanggup lagi untuk kau tahan karena hujaman derita yang sebenarnya tidak ingin kau suarakan.
namun matamu sudah di banjiri oleh luapan air mata dahaga yang rindu akan getara hatimu.
nafasmupun sudah tersendat oleh hembusan duka yang memilukan harimu.
aku manusia hina yang tak dapat mengubah dunia yang fana ini hanya dapat mendoakanmu dan membantumu dalam keikut sertaanku.
semoga cepat datang tabib yang dapat mengobati luka hatimu.
dan ku hanya ingin memperlihatkan kepada engkau dunia dimana hasrat dan kobaran api cinta akan terhembus bebas ke angkasa.
dimana engkau dapat merobek lembaran mimpi burukmu sebagai kenangan yang harus kau pelajari. bukan engkau tangisi.
dan kuingin kau terbangun dari lelapmu yang terus diiringi tikaman duka kehidupanmu.
Saturday, July 24, 2010
temanku manis. jangan menangis
Sunday, June 13, 2010
oknum negosiasi penuh
ketika mereka mengenakan topeng ukirnya.
tutupi fakta jauh di dalam cerita.
selalu melihat jauh ke atas langitnya.
tanpa merasakan bertumpu di atas lantainya.
tak sanggup hadapi dunia.
(menghilang dari semua muka)
buang semua tanggung jawab mereka.
(tenggelam didalam samudra)
janjikan kemesraan yang ada
(ternyata hanya fatamorgana)
terbakar musnah.. terbang ke angkasa.
inilah dia..
si "oknum" luar biasa
bebas bicara
tanpa tahu apa benarnya
inilah dia..
si "oknum" luar biasa
menutup telinga
dari suara diluar sana
Thursday, May 20, 2010
krisis moral
lucu sekali di dalam keadaan yang pecah tanpa bekas seperti ini
banyak dari mereka yang meneriakan kebangkitan persatuan.
tapi penyelesaian yang tidak kunjung reda, membakar semua adrenalin mereka untuk memberikan senyuman palsunya.
memang profesional, tapi bukan berarti harus menghilangkan semua tali persaudaraan.
menyelesaikan masalah, yang memang terlihat rapi di hadapan masyarakat awam yang tak mengerti apapun.
meski tanpa di pertayakan. di dalam hati setiap individu dari organisasi negosiasi penuh tersebut terbakar oleh emosi tersendiri.
sifat yang selalu curiga dan tak menghargai individu lain di dalamnya yang membuat mereka hancur berkeping.
jikalau mereka menghargai opini dari setiap individu. kiranya mereka melaksanakan apa yang terucapkan dari mulutnya tanpa menggoreskan tajamnya lidah dan tak mensenjatakan balik pendapat individu lainnya di saat individu itu berbuat salah, pasti mereka akan bangkit dengan sendirinya.
koreksi terhadap setiap diri individu yang di perlukan saat ini. bukannya pembandingan dengan individu lain terhadap apa yang telah individu lakukan di dalam bendera tersebut. atap seharusnya dapat menciptakan kenyamanan dan perlindungan terhadap setiap apa yang ada dibawahnya.
dan rumah sebenarnya tempat kita bersandar dan menjalin kekeluargaan di dalamnya.
Monday, April 12, 2010
lelaki yang berdiri di sudut ruang
tersentak kita di tengah keramaian manusia.
nampak di suatu sudut ruang seseorang yang tidak berdaya akan rumitnya dunia yang semua orang cari.
dan banyak yang menelantarkan ia layaknya binatang
hanya ada tuhan yang selalu merangkulnya.
ia tak banyak bicara
tak banyak memberi.
tapi ia mengetahui isi dari setiap kepala semua orang yang melihatnya.
dan mengetahui baik buruknya setiap orang yang bicara kepadanya.
tapi mengapa ia selalu mendapat perlakuan buruk?
kesalah pahaman dan fikiran yang buruk selalu di berikan kepadanya.
padahal ia melakukan apa yang terbaik untuk semua orang yang mendengarnya.
dan berjuang membangkitkan orang yang ia temui dari keterpurukannya.
semua itu terus menerus terjadi.
karena ia lelaki yang terbuang.
dan karena ia adalah...
Tuesday, April 6, 2010
sendiri. sepi. bebas beraksi
sepi? bukan berarti mati
bebas beraksi? bukan berarti bertingkah anarki
sendiri? inilah pertanyaan yang sedang saya mengerti.
apakah salah saya berdiri sendiri?
apakah mungkin saya mampu melewatkannya sendiri?
"tiada yang tidak mungkin di dunia ini. tapi yang tidak mungkin itu banyak". itu kata yang terlontar dari kawan saya.
tekanan dari kenangan yang lalu tak kunjung reda.
saya hanya tak ingin mengulangi kesalahan untuk ketiga kalinya.
tapi saya terbangun di dalam dunia nyata.
dunia yang penuh cerita menutupi fakta.
dan hanya bisa tersenyum melihat manusia yg sakit karena perbuatan dirinya
